fbpx
Beranda News Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Menangis Tersedu-sedan

Terjerat Kasus Korupsi Dana Desa, Mantan Kades Menangis Tersedu-sedan

News, Nasional – Purbalingga, Esti Dwihartanti (43) adalah seorang mantan kades di purbalingga. Ia menangis tersedu-sedu saat digiring petugas Polres Purbalingga beratribut lengkap, dengan senapan laras panjang, helm baja, rompi anti peluru, dan sepatu PDL hitam mengkilat.

Mantan Kepala Desa Arenan, Kecamatan Kaligondang itu didatangkan dari tahanan untuk rilis pelimpahan kasus korupsi dana Desa Arenan selama 2015-2017, dari Polres ke Kejari Purbalingga, Kamis (26/12/2019).

Tangis sang mantan kades masih bisa di tahan ketika Kapolres Purbalingga, menjelaskan duduk perkara dugaan korupsi dana desa yang menjerat mantan kades tersebut. Namun sesaat setelah itu, tangis sang mantan kades pecah ketika di cercah beberap pertanyaan dari jurnalis.

Korupsi Dana Desa Kades purbalingga
Jerat Kasus Korupsi Dana Desa Mantan Kades Purbalingga (SC on Detik)

“Saya tidak pernah memutuskan menyalahgunakan uang desa, dan saya juga bukan orang kaya, sampai sekarang tidak pernah kaya,” kata dia sambil terisak.

Kalimat itu meluncur dari mulutnya yang ditutup masker setelah disebut menyalahgunakan jabatan dan wewenang untuk memperkaya diri. Penyidik Unit Tipikor Polres Purbalingga menyimpulkan ada kerugian negara sebesar Rp 698.845.600 akibat penyalahgunaan wewenang yang ia lakukan.

Kesimpulan itu didapat dari hasil kajian tenaga ahli dari Unsoed terkait LHP teknis dan Inspektorat Daerah Purbalingga terkait LHP perhitungan kerugian negara. Selain itu, penyidik juga mendapat keterangan dari para saksi.

“Modusnya penggunaan anggaran fiktif,” kata Kapolres Purbalingga, AKBP Kholilur Rohman.

Pada kesempatan itu Kapolres mencontohkan, ada bangunan yang tidak dianggarkan pada rencana belanja desa, namun muncul dalam laporan pengeluaran desa. Pada kenyataannya, bangunan jembatan yang dimaksud dibangun secara swadaya.

“Padahal pembangunan jembatan secara swadaya oleh penambang pasir di desa itu,” ujar dia.

Dari hasil penyidikan, ditemukan dugaan perbuatan melawan hukum yang dilakukan Mantan Kades sejak 2015 hingga 2017. Pada 2015, penyidik menemukan perbuatan melawan hukum pada enam sumber pendapatan desa.

Sumber dana itu antara lain dari Alokasi Dana Desa, Dana Desa, Bantuan Keuangan Khusus Provinsi (Bangub), Bantuan Keuangan Khusus Kabupaten, dana Pendapatan Asli Desa, dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah.

Pada 2016, Esti juga diduga menyalahgunakan enam sumber dana kas desa. Enam sumber dana itu antara lain Alokasi Dana Desa, Dana Desa, Pendapatan Asli Desa, dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah, dana Bangub, dan dana pendapatan lain-lain kerja sama antara desa dengan pihak ketiga.

Sementara pada 2017, penyidik menemukan perbuatan melawan hukum pada lima sumber pendapatan desa, antara lain Dana Desa, Bantuan Keuangan Khusus Kabupaten, Alokasi Dana Desa, Dana Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah dan pengelolaan Dana Sisa APBDes tahun 2017.

Selain Esti, Kaur Keuangan Desa Arenan, Setya Bakti (33), juga diduga menyalahgunakan wewenang yang menyebabkan kerugian negara hingga Rp 146.137.500. Setya diduga mulai menyalahgunakan wewenang untuk kepentingan pribadi sejak 2015 hingga 2019.

Kedua tersangka dijerat dengan pasal 2 ayat (1) subsider pasal 3 lebih subsidair pasal 8 Jo pasal 18 UU RI No 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-undang RI No. 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo pasal 55 ayat (1) KUHP Jo pasal 56 ayat (1) Jo pasal 64 KUHP.

Mereka terancam hukuman penjara minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun dan denda paling sedikit Rp200 juta dan paling banyak Rp1 miliar. (end/detik)

Sumber Detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Curi 3 Sapi Kurban, 2 Pria Ini Dihadiahi Timah Panas oleh Polisi

VNT, JAMBI - Tim Sultan Sat Reskrim Polres Tebo dan anggota Reskrim Polsek VII Koto Ilir berhasil membekuk dua orang pelaku pencurian...

500 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih di Kota Makassar Reaktif Covid-19

VNT,MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel mengungkapkan adanya 500 orang lebih petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di Kota Makassar yang reaktif...

Russell Westbrook Positif, James Harden Diduga Terpapar Covid-19

VNT, HOUSTON - Bintang Houston Rockets Russell Westbrook dinyatakan positif Covid-19. Sedangkan James Harden diduga terpapar virus mematikan tersebut. Keduanya tidak berangkat...

Kasus Artis HH, Polisi Tetapkan 2 Mucikari Tersangka

VNT, MEDAN - Polrestabes Medan akhirnya menetapkan 2 mucikari berinisial R dan J sebagai tersangka dalam kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan...

Lagi-lagi Youtuber Harus Berurusuan Dengan Kepolisian Gara-gara Kontennya

VNT, SAMPANG - Salah satu youtuber dari Madura harus berurusan dengan kepolisian. Dia adalah Abdullah,30, warga Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Sampang digiring...
error: Content is protected !!