fbpx
Beranda Auto Islam Sholat Sunnah Empat Puluh Ribu Rakaat

Sholat Sunnah Empat Puluh Ribu Rakaat

VNT, Auto Islam – Sobat Auto Islam, Al-kisah pada suatu hari di kota Baghdad. Sumnun menyaksikan seseorang yang mendermakan empat puluh ribu dirhamnya kepada kaum fakir. Sumnun pun berkata kepada Abû Ahmad:

“Hai Abû Ahmad, perhatikanlah, berapa banyak uang yang telah ia dermakan, betapa banyak amal saleh yang telah ia kerjakan?

Sedangkan kita tidak punya apa-apa untuk didermakan. Mari kita pergi ke suatu tempat untuk melakukan shalat sunah sejumlah dirham yang telah ia dermakan.”

Keduanya lantas melakukan perjalanan ke berbagai kota dan selama perjalanan mereka terus memperbanyak shalat sunnah. Di setiap kota yang mereka kunjungi hingga mereka mampu melakukan shalat sunah empat puluh ribu rakaat.

Hikmah Dibalik Kisah

Kaum sholihin terdahulu haus akan akhirat. Mereka senantiasa berlomba-lomba untuk mendapatkan kedudukan yang tinggi di sisi Allâh. Mereka tidak mau kalah.

Karena itulah, dalam kisah di atas kita melihat bagaimana Syeikh Sumnûn berjuang untuk melakukan shalat sunah sebanyak itu hanya karena tidak mau kalah dengan seseorang yang mendermakan empat puluh ribu dirhamnya.

Dalam sebuah Hadis, Rasûlullâh saw bersabda:

“Ada dua hal, barang siapa memiliki keduanya, maka Allâh mencatatnya sebagai seorang yang bersyukur dan bersabar, dan barang siapa tidak memiliki kedua hal tersebut, maka Allâh tidak akan mencatatnya sebagai seorang yang bersyukur dan tidak pula bersabar. Barang siapa dalam urusan Agamanya memandang kepada yang lebih tinggi (mulia, hebat) darinya dan kemudian meneladaninya, dan dalam urusan dunianya ia memandang kepada orang yang lebih rendah (susah) darinya, dan kemudian memuji Allâh yang telah memberinya keutamaan di atas orang tersebut, maka Allâh mencatatnya sebagai seorang yang bersyukur dan bersabar. Adapun seseorang yang dalam uirusan Agamanya melihat kepada orang yang lebih rendah (buruk) darinya, dan dalam urusan dunianya melihat kepada yang lebih tinggi (kaya,sukses) darinya, kemudian ia menyesal tidak mendapatkan apa yang didapatkan orang tersebut, maka Allâh tidak akan mencatatnya sebagai seorang yang bersyukur dan bersabar.” (HR Tirmidzi)
Semoga kita bisa mengambil hikmah dari kisah diatas,

Oleh: Habib Novel Bin Muhammad Alaydrus

Kisah Dikuti dari kitab Ar-Risâlatul Qusyairiyyah, karya ‘Abdul Karîm bin Hawâzin Al-Qusairiy, Dârul Khair, hal.407.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Viral Begal Payud*ra Intai Mahasiswa di Surabaya

News, Surabaya - Aksi begal payudara diduga terjadi di Jalan Kedung Sroko, Tambaksari, viral di media sosial. Aksi pelecehan seksual tersebut diduga...

Pohon yang Terbakar Misterius di Makam Pemalang Akhirnya Ditebang

News, Video viral pohon tetiba terbakar di kompleks pemakaman Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, ramai dibahas di media sosial. Pohon yang terletak...

Kena Til*ng, Pria di Indragiri Hulu Minta Maaf pada Polisi Setelah Video Viral

News, Riau - Sebuah video yang menunjukkan seorang pengendara sepeda motor yang tak mengenakan helm kesal dan membanting motornya karena tidak terima...

Jadilah Pendamping Hidupku. Karena Ku Ingin Menjagamu Hingga Akhir Hayatku

VNT, Auto Islam - Bagas terbangun dari tidurnya. Melepaskan earphone yang terpasang di telinga, duduk dan kemudian memandang layar pada ponselnya.

Hidup Tanpa Sosok Ayah itu Rasanya Bagai Anak yang Setiap Hari Patah Hati

VNT, Auto Islam - Kebahagian tidak hanya tentang uang. Kebahagiaan memiliki seorang ayah merupakan hal yang tidak didapat oleh semua anak. ...