fbpx
Beranda all Rekam Aksi Lecehkan 14 Penumpang, Sopir Taksi Online Berhadapan Dengan Hukum

Rekam Aksi Lecehkan 14 Penumpang, Sopir Taksi Online Berhadapan Dengan Hukum

pelecehan seksual
ilustrasi pelecehan by kumparan

Kriminal News – Kalau kemaren Driver Ojek Online Viral akibat pamer penghasilan Rp. 10 Juta sehari, yang ternyata dari hasil jual motor.

Beda kasus beda cerita, kelakuan yang tidak pantas untuk di tiru. itulah kata yang tepat untuk sopir taksi online ini. Pasalnya sopir taksi online yang berinisial AS telah merekam aksi pelecahan dan mengancam untuk menyebarkan video rekaman tersebut.

Seperti yang telah kami kutip dari laman viva news pada 22/12/2019 berikut ini.

Seorang sopir taksi online berinisial AS (34) terpaksa berurusan dengan polisi buntut merekam hubungan badan dengan 14 mantan penumpangnya. Lebih mencengangkannya lagi, dari 14 orang mantan penumpang yang pernah disetubuhinya itu tiga di antara mereka dinikahi secara siri.

Ketiga orang itu dinikahi secara siri karena mengandung anak hasil hubungan badan dengan AS. Dari ketiga yang hamil, satu di antaranya berinisial IH, seorang pelayan restoran yang akhirnya melaporkan pelaku (AS) ke polisi.

Korban (IH) diancam dan diperas dengan video hubungan badan mereka yang diam-diam direkam pelaku. Pelaku mengancam akan menyebar video itu jika korban tak menurutinya.

“Yang satu sudah laporan, yang lain belum laporan,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Pademangan, Ajun Komisaris Polisi Mohamad Fajar saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu 21 Desember 2019.

Melapor pada 11 Desember lalu, polisi kemudian membekuk pelaku pada 13 Desember. Pelaku dicokok di kediamannya di wilayah Tomang, Jakarta Barat. Ancaman diberikan pelaku lewat pesan WhatsApp. Pelaku mengancam akan menjual video ke situs lokal yang dihargai sebesar Rp1 juta per 1 video.

Kapolsek Pademangan, Komisaris Polisi Joko Handono menambahkan, sebelum mengancam korban, pelaku sempat hilang enam bulan lamanya sambil membawa kabur kartu ATM korban. Korban sama sekali tak tahu kalau saat berhubungan ia direkam.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku dikenakan Pasal 27 ayat 1 dan 4 ayat 1 Undang Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang Undang RI Nomor 14 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta pasal 378 KUHP.

“Si korban ini kaget ternyata dia yang sedang melakukan hubungan suami istri direkam tanpa sepengetahuannya. Kemudian si korban ini dimintai sejumlah uang dengan diancam. Apabila tidak memberikan korban diancam akan disebarkan video ini dan dijual videonya itu ke situs online,” Joko menambahkan. (viva news , Siti Ruqoyah,Foe Peace Simbolon)

Sumber vivanews.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Curi 3 Sapi Kurban, 2 Pria Ini Dihadiahi Timah Panas oleh Polisi

VNT, JAMBI - Tim Sultan Sat Reskrim Polres Tebo dan anggota Reskrim Polsek VII Koto Ilir berhasil membekuk dua orang pelaku pencurian...

500 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih di Kota Makassar Reaktif Covid-19

VNT,MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel mengungkapkan adanya 500 orang lebih petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di Kota Makassar yang reaktif...

Russell Westbrook Positif, James Harden Diduga Terpapar Covid-19

VNT, HOUSTON - Bintang Houston Rockets Russell Westbrook dinyatakan positif Covid-19. Sedangkan James Harden diduga terpapar virus mematikan tersebut. Keduanya tidak berangkat...

Kasus Artis HH, Polisi Tetapkan 2 Mucikari Tersangka

VNT, MEDAN - Polrestabes Medan akhirnya menetapkan 2 mucikari berinisial R dan J sebagai tersangka dalam kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan...

Lagi-lagi Youtuber Harus Berurusuan Dengan Kepolisian Gara-gara Kontennya

VNT, SAMPANG - Salah satu youtuber dari Madura harus berurusan dengan kepolisian. Dia adalah Abdullah,30, warga Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Sampang digiring...
error: Content is protected !!