fbpx
Beranda News Kemenkeu - BLT Dana Desa Tak Boleh Tumpang Tindih

Kemenkeu – BLT Dana Desa Tak Boleh Tumpang Tindih

VNT – Kemenkeu – Bayang-bayang akan penurunan pendapatan serta lesunya ekonomi akibat wabah, tak ayal meningkatkan risiko semakin banyaknya masyarakat miskin. Untuk itu, pemerintah pusat maupun daerah bekerja sama dalam menyiapkan jaring pengaman sosial (JPS). Beberapa program telah diluncurkan lebih dulu, antara lain Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Pra Kerja, bantuan sembako, bantuan sosial (bansos) tunai, dan subsidi listrik. Oleh sebab itu, kehadiran BAntuan Langsung Tunai dari Dana Desa (BLT Desa) semakin melengkapi cakupan penerima bantuan. Namun demikian, BLT Desa tidak boleh tumpang tindih dengan bantuan lainnya.

Efektivitas penyaluran BLT Desa tak lepas dari kesigapan juga kejelian para perangkat desa. Agar tepat sasaran dan sesuai tujuan, sejumlah kriteria yang perlu dipenuhi sebagai penerima BLT Desa dipublikasikan secara terbuka oleh pemerintah. Kriteria ini menjadi pedoman bagi para perangkat desa untuk mengusulkan daftar nama penerima BLT Desa. Dengan demikian, tidak terjadi tumpang tindih dengan bantuan lainnya, sehingga BLT Desa betul-betul ampuh sebagai penawar lara bagi masyarakat desa terdampak pandemi COVID-19.

Tak hanya itu, proses pengusulan data penerima BLT juga telah melalui proses musyawarah desa yang dihadiri Kepala Desa, pengurus desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan pendamping desa. Faktanya, beberapa desa juga menggandeng sejumlah relawan untuk membantu proses pendataan calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM), seperti yang dilakukan Aris Widijono, Kepala Desa Kemujan, Adimulyo Kebumen, Jawa Tengah.

“Yang terlibat dalam relawan adalah ketua RT, ketua RW, BPD, perangkat desa, ada LMD (Lembaga Mediasi Desa), dan juga tokoh masyarakat yang bergabung di tim data”, Aris menyebutkan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Lagi-lagi Youtuber Harus Berurusuan Dengan Kepolisian Gara-gara Kontennya

VNT, SAMPANG - Salah satu youtuber dari Madura harus berurusan dengan kepolisian. Dia adalah Abdullah,30, warga Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Sampang digiring...

Diaktifkan Kembali, Tim Pemburu Koruptor Tidak Akan Ambil Alih Kerja KPK

VNT, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan akan kembali menghidupkan kembali Tim Pemburu Koruptor...

Viral Istri Tega Tendang Kepala Suami yang Stroke saat Dimandikan

VNT, LOMBOK TIMUR - Ru'kyah (45) seorang istri di Desa Aikmel Utara, Aikmel, Lombok Timur tega menganiaya suaminya Husen (60) yang menderita...

Viral, Oknum Perangkat Desa Jadi Komplotan Penipu Modus Gendam

VNT, KOTA BATU - Aksi komplotan penipuan dengan modus gendam yang beraksi di Kota Batu, Jawa Timur. Anggota komplotan ini menyaru sebagai kiai dan mendoakan korban serta menukar perhiasan. Aksi penipuan mereka terekam kamera CCTV dan sempat viral di media sosial.

Psikolog: PSK-nya Artis Cantik Pasti Konsumen Banyak yang Mau Meski Lebih Mahal

VNT, DEPOK - Artis cantik berinisial HH diduga terlibat kasus prostitusi. Ini kesekian kalinya artis bersinggungan dengan bisnis esek-esek. Alasannya praktik ini...
error: Content is protected !!