fbpx
Beranda all Dua Remaja Menggali Makam Nenek Berusia 84 Tahun, Lalu Memperkosa jasadnya

Dua Remaja Menggali Makam Nenek Berusia 84 Tahun, Lalu Memperkosa jasadnya

News, Internasional – Tidak Ada jasad yang aman. Banyak orang yang memiliki kelainan dalam seksualitas. Seperti yang terjadi saat ini, ada dua remaja yang menggali dan merampok kuburan.Tidak hanya itu, kedua anak itu memperkosa tubuh seorang nenek.

Dikutip dari Daily Mail, Selasa (10/8/2019), dua pelaku telah ditangkap dan akan diproses secara hukum.

Dua remaja ditangkap setelah diduga berhubungan seks dengan tubuh wanita berusia 84 tahun di Filipina. Laporan ini ditulis oleh Rod Ardehali untuk Mailonline, dikutip oleh Warta Kota.

Dua remaja ditangkap setelah diduga berhubungan seks dengan mayat di Filipina. Greget juga nih bocah.

Remaja

Dua remaja, yang identitasnya tidak terungkap, masih di bawah umur. Peristiwa itu diketahui, setelah tubuh keluarga berziarah ke kuburan, sehari setelah mayat nenek itu dimakamkan pada 29 September 2019 di Davao.

Kerabat korban menekan tombol alarm, setelah menemukan makam Isabel Bastatas rusak oleh penggalian.

Dua remaja, yang tidak dapat diidentifikasi, ditangkap setelah keluarga almarhum pergi mengunjungi makamnya sehari setelah ia dimakamkan pada 29 September di Davao, Filipina.

Mereka menemukan bahwa makam Isabel Bastatas telah terganggu dan kakinya mencuat dari peti mati putih.

Dua remaja itu, yang tidak bisa disebutkan namanya, ditangkap, setelah keluarga pergi mengunjungi pemakaman, sehari setelah ia dimakamkan pada 29 September di Davao, Filipina.

Kedua remaja itu ditangkap, setelah diduga merampok makam seorang nenek berusia 84 tahun, mereka juga melakukan hubungan seks dengan tubuh.

Kerabat nenek percaya bahwa tubuh Isabel telah disentuh oleh dua pelaku, setelah dia ditemukan di pagi hari tanpa mengenakan pakaian dalam.

Alat kelaminnya juga terlihat dan ada tanda-tanda hubungan seksual.

Petugas kepolisian Kota Digos sedang menyelidiki dugaan necrophilia, suatu kelainan karena berhubungan dengan mayat atau memperkosa mayat, di Pemakaman Umum Kota Digos.

Letnan Kolonel Ernesto Castillo berkata:

Penangkapan dilakukan setelah saksi datang kepada kami untuk membantu penyelidikan.Mereka menunjuk ke salah satu tersangka, ‘Erwin’ dan teman lainnya.

Polisi sedang menyelidiki apa yang diduga dicuri dari kuburan dan bagaimana tubuh nenek pensiunan itu diganggu.

Dua tersangka remaja kini telah dipindahkan ke tahanan di Kantor Departemen Kesejahteraan Sosial Delopment setelah mengetahui bahwa mereka adalah anak di bawah umur.

Mereka berdua membantah tuduhan terhadap mereka.

Namun, penangkapan itu dilakukan karena adanya saksi dan bukti yang mereka miliki.

Perampokan makam adalah hal biasa dan merupakan kejadian biasa, tetapi pemerkosaan terhadap mayat nenek berusia 84 tahun adalah peristiwa yang jarang terjadi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Curi 3 Sapi Kurban, 2 Pria Ini Dihadiahi Timah Panas oleh Polisi

VNT, JAMBI - Tim Sultan Sat Reskrim Polres Tebo dan anggota Reskrim Polsek VII Koto Ilir berhasil membekuk dua orang pelaku pencurian...

500 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih di Kota Makassar Reaktif Covid-19

VNT,MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel mengungkapkan adanya 500 orang lebih petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di Kota Makassar yang reaktif...

Russell Westbrook Positif, James Harden Diduga Terpapar Covid-19

VNT, HOUSTON - Bintang Houston Rockets Russell Westbrook dinyatakan positif Covid-19. Sedangkan James Harden diduga terpapar virus mematikan tersebut. Keduanya tidak berangkat...

Kasus Artis HH, Polisi Tetapkan 2 Mucikari Tersangka

VNT, MEDAN - Polrestabes Medan akhirnya menetapkan 2 mucikari berinisial R dan J sebagai tersangka dalam kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan...

Lagi-lagi Youtuber Harus Berurusuan Dengan Kepolisian Gara-gara Kontennya

VNT, SAMPANG - Salah satu youtuber dari Madura harus berurusan dengan kepolisian. Dia adalah Abdullah,30, warga Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Sampang digiring...
error: Content is protected !!