fbpx
Beranda News Berikut Kronologi Ayah Tegah Habisi Anak Kandung Di Jambi

Berikut Kronologi Ayah Tegah Habisi Anak Kandung Di Jambi

News, Merangin (Jambi) – Lantaran bertengkar dengan istri, seorang ayah di Desa Seringat, Kecamatan Sungai Manau, Merangin, Provinsi Jambi, tega membunuh anak kandungnya. Usai membunuh, pelaku melarikan diri dan saat ini masih dalam pengejaran polisi.

Informasi didapat, Sumadi membunuh anaknya yang berumur empat tahun dengan cara mencekik leher korban, sehingga tidak bisa bernafas lagi.

Usai membunuh anaknya, pelaku lalu melarikan diri. Sedangkan mayat korban ditinggal begitu saja tergeletak di samping rumahnya.

Kejadian bermula pada Kamis (30/1/2020) lalu sekitar pukul 08.00 WIB, pelaku dan istrinya bertengkar. Namun belum diketahui penyebab pertengkaran yang berlangsung selama 3 jam tersebut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Curi 3 Sapi Kurban, 2 Pria Ini Dihadiahi Timah Panas oleh Polisi

VNT, JAMBI - Tim Sultan Sat Reskrim Polres Tebo dan anggota Reskrim Polsek VII Koto Ilir berhasil membekuk dua orang pelaku pencurian...

500 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih di Kota Makassar Reaktif Covid-19

VNT,MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel mengungkapkan adanya 500 orang lebih petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di Kota Makassar yang reaktif...

Russell Westbrook Positif, James Harden Diduga Terpapar Covid-19

VNT, HOUSTON - Bintang Houston Rockets Russell Westbrook dinyatakan positif Covid-19. Sedangkan James Harden diduga terpapar virus mematikan tersebut. Keduanya tidak berangkat...

Kasus Artis HH, Polisi Tetapkan 2 Mucikari Tersangka

VNT, MEDAN - Polrestabes Medan akhirnya menetapkan 2 mucikari berinisial R dan J sebagai tersangka dalam kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan...

Lagi-lagi Youtuber Harus Berurusuan Dengan Kepolisian Gara-gara Kontennya

VNT, SAMPANG - Salah satu youtuber dari Madura harus berurusan dengan kepolisian. Dia adalah Abdullah,30, warga Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Sampang digiring...
error: Content is protected !!