fbpx
Beranda News "Acak", Korban Begal Payudara di Kediri Bertambah !

“Acak”, Korban Begal Payudara di Kediri Bertambah !

News, Kediri – Korban begal payudara yang dilakukan Supriyadi bertambah. Seorang perempuan melapor juga jadi korban pria 37 tahun tersebut. Dengan tambahan satu korban lagi, total korban begal payudara Supriyadi berjumlah empat orang.

Polisi menerima laporan tersebut saat akan menyerahkan berkas kasus tersebut ke Kejaksaan Kabupaten Kediri. “Hari ini tadi kami serahkan berkas dan pelaku ke kejaksaan. Namun ada laporan lagi seorang warga yang menjadi korban begal payudara, sehingga total ada empat korban begal payudara,” ujar Kasat Reskrim Polres Blitar Gilang Akbar, Rabu (15/1/2020).

Supriyadi melakukan aksinya di sepanjang jalan dekat lokasi rumahnya, Kecamatan Kandat dan Kecamatan Ringinrejo, Kabupaten Kediri. Supriyadi melakukannya selama tiga hari pada November 2019. Aksinya berakhir saat korban ketiganya nekat mengejar dan menangkap pelaku bersama warga.

Kepada polisi, Supriyadi mengaku memilih korbannya secara acak. Saat sudah mendapat incaran, ia mengejar korban hingga melakukan perbuatan tak senonohnya itu.

“Jadi aksi pelaku, selain nekat, termasuk memiliki hasrat berahi yang cukup tinggi, terutama saat di jalan dan berpapasan dengan calon korbannya, tak peduli berpakaian seksi atau tidak,” kata Gilang.

Begal Payudara

Aksi cabul pelaku dilakukan dalam keadaan sadar. Meski dibarengi perasaan deg-degan, ia tak kuasa menahan nafsu untuk melakukan pelecehan.

Menindaklanjuti laporan masyarakat, Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengimbau agar warga pengguna jalan, terutama perempuan dan pelajar atau mahasiswi putri agar berhati hati dan waspada saat berkendara di jalan.

“Pelaku murni melakukan aksi bejatnya karena nafsu dan akibat belum berkeluarga. Kami juga mengimbau kepada pengguna jalan, khususnya perempuan dan pelajar, mahasiswi untuk selalu waspada saat bekendara motor, terutama saat ada orang tak dikenal berusaha menyalip motor, waspada menjaga barang bawaan dan diri sendiri,” jelas Lukman.

Dalam catatan kepolisian, pelaku bukan merupakan seorang residivis. Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 289 KUHP dan atau 281 KUHP tentang tindak pidana kejahatan terhadap kesopanan dan kesusilaan dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.(red)

sumber detik.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

Lagi Stroke Tapi Masih Pakai Sabu dan Ekstasi, Warga ini Dilibas Polisi

News, Jambi – Warga Desa Pulau Betung, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batanghari, Sy (55), dicokok polisi. Penderita stroke ini diduga mengedarkan narkotika...

Diduga Ngantuk, Rush Gasak Pedagang Sayur !

News, Jambi – Lagi, kecelakaan lalu lintas kembali terjadi, akibat kelalaian sopir, diduga sopir mengantuk. Kali ini dua orang pejalan kaki mengalami...

Nyaris Tewas !, Petani Di Jambi Tega Bacok Rekannya Sendiri

News, Jambi - Satuan Reserse Kriminal Polres Kerinci menangkap Warga Desa Baru Lempur, Gunung Raya, Mawardi (62), pelaku pembacokan terhadap Rio, pada...

Fakta Viralnya Siswa di Bekasi Di-bully Pegang Kabel Listrik Motor !

News, Bekasi - Video yang menampilkan diduga adegan perundungan alias bullying terhadap seorang pelajar oleh teman-temanya viral di media sosial. Polisi turun...

Viral Begal : Remas Pinggul Perempuan, Pemuda Cabul di Polman Ditangkap !

News, Polewali - AL (23) hanya tertunduk malu saat diamankan polisi. Buruh serabutan ini ditangkap gegara meremas pinggul seorang perempuan di Kabupaten...