fbpx
Beranda News 500 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih di Kota Makassar Reaktif Covid-19

500 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih di Kota Makassar Reaktif Covid-19

VNT,MAKASSAR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel mengungkapkan adanya 500 orang lebih petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di Kota Makassar yang reaktif virus corona atau COVID-19.

“Sampai kemarin, khusus Makassar, sesuai laporan yang disampaikan oleh anggota Bawaslu Makassar, ada lebih dari 500 PPDP yang dinyatakan reaktif,” terang Koordinator Hubungan Masyarakat Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad dalam siaran persnya, Selasa (14/7/2020).

Selain itu kata Saiful, terdapat 400 orang petugas PPDP lainnya yang menyatakan mundur. Kondisi ini terjadi jelang tahapan pencocokan dan penelitian (coklit) yang kata Saiful, akan berlangsung mulai besok, Rabu 15 Juli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Must Read

500 Petugas Pemutakhiran Data Pemilih di Kota Makassar Reaktif Covid-19

VNT,MAKASSAR - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulsel mengungkapkan adanya 500 orang lebih petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) di Kota Makassar yang reaktif...

Russell Westbrook Positif, James Harden Diduga Terpapar Covid-19

VNT, HOUSTON - Bintang Houston Rockets Russell Westbrook dinyatakan positif Covid-19. Sedangkan James Harden diduga terpapar virus mematikan tersebut. Keduanya tidak berangkat...

Kasus Artis HH, Polisi Tetapkan 2 Mucikari Tersangka

VNT, MEDAN - Polrestabes Medan akhirnya menetapkan 2 mucikari berinisial R dan J sebagai tersangka dalam kasus dugaan prostitusi online yang melibatkan...

Lagi-lagi Youtuber Harus Berurusuan Dengan Kepolisian Gara-gara Kontennya

VNT, SAMPANG - Salah satu youtuber dari Madura harus berurusan dengan kepolisian. Dia adalah Abdullah,30, warga Desa Larlar, Kecamatan Banyuates, Sampang digiring...

Diaktifkan Kembali, Tim Pemburu Koruptor Tidak Akan Ambil Alih Kerja KPK

VNT, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengungkapkan akan kembali menghidupkan kembali Tim Pemburu Koruptor...
error: Content is protected !!