Categories: NewsUncategorized

Uang Untuk Beli Kain Kafan Raib,Kakek La Makmur Hanya Bisa Menangis

NewsToday-Nasib buruk dialami seorang kakek La Makmur (70) tahun.

Tas lusuh milik Kakek Makmur dijambret dua orang pemuda di Jalan Kartini Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Dalam rekan CCTV berdurasi 13 detik yang tersebar, tampak dua orang pelaku penjambretan yang mengendarai sepeda motor terlihat merampas tas milik Kakek La Makmur (70).

Padahal, didalam tas tersebut terdapat sejumlah uang yang didapatinya dari meminta belas kasih orang-orang.

Kasat Reskrim Polres Baubau, AKP. Reda Irfanda mengatakan, kini pihaknya sedang mengidentifikasi pelaku. Melalui rekaman CCTV, pihaknya juga melakukan analisa untuk mengetahui identitas pelaku.

“Kami masih melakukan penyelidikan terhadap pelaku, kita juga lagi analisa video rekaman cctv itu,” ucapnya saat dihubungi awak media. Seperti yang dilansir dari suryametro.net. Minggu, (29/11/2020).

Selain itu, Mantan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Murhum tersebut juga menambahkan, untuk korban saat ini belum melaporkan peristiwa yang menimpa dirinya.

Namun, untuk kelancaran proses penyelidikan, penyidik Satreskrim Polres Baubau tengah mendatangi korban untuk dimintai keterangan.

“Kita akan datang ke TKP dan akan mencari korban untuk dibuatkan laporannya,” jelasnya.

Sementara saat dikonfirmasi, Korban La Makmur (70) menjelaskan bahwa awalnya kedua pelaku mengajaknya makan. Namun dia (korban) mengaku tidak mau dan kedua pelaku langsung merampas tas yang ada di pangkuannya.

“Dia ajak makan tapi saya tidak mau, saya lihat matanya di tas terus,” ungkapnya.

Dengan suara lemas sambil meneteskan air mata, Kakek Makmur mengatakan uang yang dijambret merupakan hasil meminta-minta selama 1 bulan.

Uang merupakan hasil meminta-minta selama dua bulan yang sengaja dikumpulkannya untuk persiapan membeli kain kafan.

“Untuk beli kain kafanku kasihan. Cuman itu uangku sudah tidak ada lagi,” tutupnya.