Categories: NewsUncategorized

Digerebek,Bandar Narkoba Sedang Indehoy dengan Ibu Kandung

VNT – Seorang ibu berinisial IAL (40) dan anak kandungnya EKP (19) di Muara Enim, Sumatera Selatan, ditangkap aparat kepolisian karena dua kasus yang saling terkait, yakni percintaan terlarang serta narkoba.

Kapolres Muara Enim Ajun Komisaris Besar Donni Eka Saputra mengatakan, keduanya ditangkap saat politi melakukan penggerebekan di rumah keduanya, Desa Lecah, Kecamatan Lubai Ulu, Selasa (17/3) subuh.

“Kami menggerebek Selasa dini hari, pukul 03.35 WIB. Saat itu mereka melakukan hubungan terlarang,” kata Donni dalam keterangan tertulis, Kamis (19/3/2020).

Ia mengatakan, polisi awalnya melakukan penggerebekan untuk kasus narkoba. Anak IAL, yakni  EKP, diduga merupakan bandar sabu-sabu dan ekstasi.

Tapi ketika digerebek, kata Donni,  EKP dan IAL sedang melakukan hubungan seksual sedarah, sehingga keduanya pun dibawa untuk dimintakan keterangan.

“Soal narkoba, kami juga menemukan 3 paket sabu-sabut seberat 8,22 gram dan 1 pil ekstasi saat penggerebekan,” kata dia.

Terkait narkoba, EKP kepada polisi mengakui baru melakoni profesi sebagai bandar sabu-sabu, yakni 7 bulan silam.

Kepada polisi, EKP mengakui terpaksa menjadi bandar narkoba karena sang ayah tak kunjung pulang. Sementara ia dan sang ibu memerlukan uang untuk biaya kehidupan sehari-hari.

“Dari berjualan sabu-sabu, EKP mengakui mendapat jatah Rp 2 juta setiap bulan,” kata Donni.

Selain ibu dan anak itu, Polres Muara Enim juga dalam sepekan terakhir menangkap 7 bandar narkoba, salah satunya yakni RP dengan barang bukti sabu-sabu 5,39 gram.

Selanjutnya YQ yang kedapatan memunyai 1 butir pil ekstasi. Kemudian Dg dengan barang bukti 2 paket sabu-sabu seberat 2,46 gram; Rz alias Ricard dengan barang bukti sabu 0,71 gram; dan, ESS serta VA, dengan barang bukti 15 paket sabu-sabu. Terakhir, ada JP alias Genta dengan barang bukti 13 paket sabu seberat 5,01 gram.

“Semuanya pengedar. Kesemuanya disangkakan melanggar Pasal 114 ayat 1 juncto112 ayat 1 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.”

Nunuk Nuraini Peracik Bumbu Indomie Meninggal Dunia

JAKARTA-Nunuk Nuraini, peracik bumbu Indomie meninggal dunia pagi hari ini, 27 Januari 2021 pukul 02.55 WIB. Nama…

18 jam ago

Hati-hati ! Nomor Ponsel Pengguna Facebook Dijual Rp 280.000 di Telegram

BVHI,Jakarta-Sebanyak 533 juta data pengguna Facebook, seperti user ID dan nomor telepon seluler ( ponsel/HP)…

18 jam ago

Istri Bantu Suami Perkosa Wanita di Sumbar !

Pasangan suami istri (pasutri) AF (30) dan YN (40) masih diperiksa di Polres Kota Bukittinggi.…

1 hari ago

Aksi Nekat Pasangan Remaja 30 Detik di Atas Motor Terekam CCTV Hotel

BVHI,Tasikmalaya-Aksi Sepasang remaja menghebohkan warga Kota Tasikmalaya bersetubuh di atas motor, di pinggir jalan Komplek Olahraga…

1 hari ago

Bermodal Foto Bugil,SY Dengan Teganya Gagahi Janda anak dua

BVHI,Bengkulu-SY Seorang pria asal Kabupaten Kepahiang,Bengkulu diamankan oleh aparat kepolisian setelah mengancam akan menyebarkan foto…

2 hari ago

Ngaku Anggota TNI,Eh Diciduk TNI Asli

BVHI,Jakarta-Seorang Pria Jambi mengaku sebagai anggota TNI diciduk oleh Provos TNI saat hendak mengambil uang dari korbannya.…

2 hari ago