Categories: NewsUncategorized

Remaja Perempuan Ditemukan Berlumuran Darah di Kebun Tomat

News, BANDUNG – Seorang remaja perempuan berusia 15 tahun ditemukan dengan wajah berlumuran darah dan terluka di semak-semak kebun tomat, kawasan Cipageran, Kota Cimahi, Bandung, Jawa Barat. Korban yang belakangan diketahui berinisial ZN diduga menjadi korban penganiayaan.

Korban pertama kali ditemukan oleh seorang petani yang awalnya mendengar suara aneh, sempat menduga itu suara burung. Ternyata setelah dia mencari sumber suara, dia melihat korban dalam kondisi mengenaskan.

Tubuhnya ditemukan di dekat sejumlah bilah bambu, dalam semak-semak dekat kebun tomat. Korban berlumuran darah di bagian wajah dan dalam keadaan tidak sadarkan diri.

“Saya awalnya enggak nyangka itu manusia. Saya senter, saya menemukan ada anak perempuan, sudah berlumuran darah di sejumlah bilah bambu. Saya langsung kasih tahu kepada warga dan kepala desa. Terus dia dibawa ke rumah sakit,” kata warga, Didin seperti diberitakan iNews TV.

Sementara itu, keluarga korban baru mengetahui keberadaan korban setelah fotonya viral tersebar di media sosial yang disebut diduga korban penganiayaan. Keluarga menemukan korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat, Kota Cimahi.

“Ada saudara nge-WA. Katanya di Facebook ada yang mirip adik saya, saya lihat ternyata benar. Saya buru-buru datang ke rumah sakit lihat adik saya. Katanya ketemu di semak-semak, warga bilang korban penganiayaan,” kata kakak korban, Mega Ariyanti.

Keluarga mengakui korban mengalami sejumlah luka yang penyebabnya belum diketahui. Namun, hasilnya masih menunggu visum rumah sakit dan penyelidikan aparat kepolisian.

“Badan semua memar, telinga kayak ada darah menggumpal. Kami belum tahu kenapa karena masih menunggu hasil visum dari rumah sakit dan menunggu keterangan dari polisi juga,” kata Mega Ariyanti.

Atas kejadian ini, keluarga berharap agar pihak kepolisian bisa mengungkap kasus dugaan penganiayaan terhadap korban. Saat ini, polisi juga tengah menyelidiki kasus tersebut dan masih akan meminta keterangan dari saksi dan korban serta keluarganya.