Hanya Karena Saling Ejek di Medsos, Ayah dan Anak Aniaya Pemuda hingga Tewas

News, MEDAN – Kasus penganiayaan berujung kematian bikin heboh warga Jalan Sutomo Ujung, Gang Sakiran, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara. Korban bernama Indra Nasution (32) tewas dikeroyok ayah dan anak yaitu Nelson dan Agung Panjaitan.

Aksi pengeroyokan ini bermula dari saling ejek di media sosial (medsos) antara korban dengan kakak pelaku yang mendekam di penjara. Selanjutnya kakak pelaku memberitahukan hal tersebut kepada adiknya Agung Panjaitan. Pelaku Agung lalu meneruskan aduan kakaknya ke ayah mereka.

Kemudian, kedua pelaku Nelson dan Agung mengeroyok korban hingga bersimbah darah di halaman SMP Medan Putri. Saat korban sudah tidak berdaya, kedua pelaku meninggalkan lokasi.

Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Pringadi Medan untuk mendapat bantuan medis. Namun nyawanya tidak tertolong.

“Bagaimana persisnya kejadian saya kurang tahu. Saya dapat informasi jam 10 malam. Setahu saja, semua berawal saat korban saling ejek di Facebook dengan abang tersangka yang ada di penjara,” ujar Juprianto, kakak ipar almarhum melansir iNews.id, Jumat (31/1/2020).

Baca Juga

Menurutnya, antara korban dan pelaku saling kenal karena mereka merupakan teman sepermainan. “Mereka teman main bersama, saling kenal,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin berujar, peristiwa pengeroyokan terjadi di halaman SMP Medan Putri, Kamis 30 Januari 2020 malam. Korban dikeroyok dua pelaku yakni ayah dan anak.

Saat petugas tiba di lokasi, kedua tersangka sudah melarikan diri. Sementara korban dalam kondisi tidak sadarkan diri dan banyak mengeluarkan darah.

“Korban sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Pringadi Medan untuk mendapatkan pertolongan, namun nyawanya tak dapat diselamatkan,” kata Arifin.

Sedangkan mengenai motif pembunuhan, dia mengaku masih akan diselidiki. “Kasusnya masih kami dalami,” tandasnya.

Komentar