Categories: NewsUncategorized

Ibu yang Viral Tampar Siswi saat Pembagian Rapor Ditangkap Polisi

News, Nasional – MAKASSAR, Seorang ibu terekam video sedang memarahi dan menampar siswi perempuan di sebuah ruang kelas sekolah di Makassar. Lewat video yang beredar di media sosial itu, ibu yang memakai jilbab warna biru terus memarahi siswi yang tengah duduk dibangku belajar di dalam kelas tersebut.

Dalam video itu terdengar suara seseorang perempuan dengan dialeg khas Makassar, mengisyaratkan agar ibu itu tidak melakukan pemukulan.

“Jangangki pukul anaknya orang bu. Jangki kasi begitu orang,” kata seseorang perempuan lain di dalam kelas seperti terdengar dari rekaman video itu.

Dalam video itu, ibu yang melakukan kekerasan merasa anak laki-lakinya yang juga siswa di sekolah tersebut dikasari korban. Sehingga terus memarahi korban dan menampar wajah korban dengan tangan kanannya.

“Biasa lah namanya anak kecil bertengkar. Namun ibu nya tidak boleh main tangan begitu,” tulis @makassar_iinfo.

Kronologi

“Kronologinya Ibu ini punya anak laki-laki dan bertengkar dengan anak perempuan teman sebayanya, lalu anaknya nangis dan meminta pertolongan ke ibunya, bukannya menasehati dengan baik-baik, si ibu malah memarahi, memukul hingga menampar anak perempuan itu,” tulis @makassar_iinfo. .

Diduga kejadian ini terjadi pada Jumat 27 Desember 2019 kemarin, saat penerimaan rapor siswa.

Polisi akhirnya menangkap ibu-ibu yang diduga memukul wajah siswi tersebut. Penangkapan oleh unit Resmob Polsek Biringkanaya.

Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya, Iptu Bondan Wicaksono, mengatakan penangkapan dilakukan setelah keluarga korban melaporkan tindak pemukulan tersebut.

“Jadi, kita terima dari korban lalu kumpulkan baket, kami amankan di rumahnya pelaku ini,” kata Bondan Wicaksono, Minggu (29/12/2019).

Bondan mengaku pelaku saat ini masih jadikan saksi. “Kami periksa dulu, kita kumpulkan semua keterangan saksi-saksi di TKP (Tempat Kejadian Perkara) tadi pada saat tadi pagi, setelah itu jika cukup bukti nanti kita tetapkan jadi tersangka,” ucap Bondan. (red)